Jumat, 10 Agustus 2012

AMALAN YANG MENJADIKAN KITA TIDAK TERSENTUH NERAKA


Ada beberapa amalan yang bisa membuat kita terhindar dari api neraka agar mendapatkan surganya.



Pada dasarnya ketaatan kepada Allah ta’ala dan kepada RasulNya dengan menjalankan segala perintahNya dan meninggalkan segala LaranganNya merupa cara agar mendapatkan jannahNya, sedangkan  ma’siat kepada Allah dan RasulNya itulah sebab masuknya neraka. Sebagaimana Firman Allah Ta’ala :

(13) (Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.

(14) Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (Q.S An nisa’ :13-14)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap umatku masuk surga selain yang enggan, " Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, lantas siapa yang enggan?" Nabi menjawab: "Siapa yang taat kepadaku masuk surga dan siapa yang membangkang aku berarti ia enggan." (H.R Bukhori).


Namun adapula amal-amal yang lebih khusus agar kita mampu mendapat surganya, diantaranya adalah :

Pertama : perkataan LAA ILAAHA ILLA ALLAH dengan ikhlash dan yaqin.

مَا مِنْ أَحَدٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ صِدْقًا مِنْ قَلْبِهِ إِلَّا حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ
"Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan Muhammad adalah Rasulullah, tulus dari dalam hatinya, kecuali Allah akan mengharamkan baginya neraka." (H.R Bukhori)


Kedua : berakhlaq baik dan lemah lembut kepada tetangga.
أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِمَنْ يَحْرُمُ عَلَى النَّارِ أَوْ بِمَنْ تَحْرُمُ عَلَيْهِ النَّارُ؟ عَلَى كُلِّ قَرِيبٍ هَيِّنٍ سَهْلٍ
"Maukah kalian aku beritahu orang yang haram bagi neraka atau orang yang diharamkan bagi neraka; semua kerabat yang mudah lagi gampang." (H.R Tirmidzi)


Ketiga : berjalan kaki di jalan Allah Ta’ala.
مَنْ اغْبَرَّتْ قَدَمَاهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ فَهُمَا حَرَامٌ عَلَى النَّارِ
"Barangsiapa yang kedua kakinya berdebu di jalan Allah, maka Allah mengharamkan orang itu untuk masuk neraka." (H.R Bukhori)


Keempat : sholat.

مَنْ حَافَظَ عَلَى الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ رُكُوعِهِنَّ وَسُجُودِهِنَّ وَوُضُوئِهِنَّ وَمَوَاقِيتِهِنَّ وَعَلِمَ أَنَّهُنَّ حَقٌّ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ أَوْ قَالَ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ
"Barangsiapa selalu menjaga shalat wajib yang lima, baik rukuk, sujud, wudlu atau waktu-waktunya. Dan ia mengetahui bahwa semua itu merupakan kewajiban dari sisi Allah, maka ia akan masuk surga." Atau beliau mengatakan; "Wajib baginya surga." (H.R Ahmad)


Kelima : selalu mengerjakan 4 rakaat sebelum dan sesudah dzuhur.
مَنْ حَافَظَ عَلَى أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَأَرْبَعٍ بَعْدَهَا حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ
"Barangsiapa bisa menjaga empat rakaat sebelum zhuhur dan empat rakaat setelahnya maka Allah akan mengharamkannya masuk neraka." (H.R Tirmidzi)

(Ilustrasi Neraka) 

Keenam : Dzikir kepada Allah dan mentauhidkannya ketika sakaratul maut.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila seorang hamba mengucapkan; "Tidak ada ilah yang berhaq disembah kecuali Allah dan Allah Maha Besar". Beliau bersabda: Maka Allah 'azza wajalla menjawab: "hamba-Ku benar, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Aku, dan Aku Maha Besar". Dan apabila seorang hamba mengucapkan; "Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah satu-satunya." Maka Allah menjawab: "Hamba-Ku benar, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Aku satu-satunya.

" Dan apabila seorang hamba mengucapkan; "Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya." Maka Allah menjawab: "Hamba-Ku benar, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Aku yang tidak ada sekutu bagi-Ku." Dan apabila seorang hamba mengucapkan; "Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah yang milik-Nya seluruh kerajaan dan bagi-Nya segala pujian." Maka Allah menjawab: "Hambaku benar, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Aku yang milik-Ku segala kerajaan dan bagi-Ku segala pujian.

" Dan apabila seorang hamba mengucapkan; "Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan kehendak Allah." Maka Allah berfirman: "Hamba-Ku benar, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Aku dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan kehendak-Ku." 

Abu Ishaq berkata; "Kemudian al Agharru berkata; "Ada sesuatu yang belum saya fahami." Dia berkata; "Lantas saya bertanya kepada Abu Ja'far; apa yang dikatakannya?". Dia menjawab; "Barang siapa yang di berikan rizki dengan semua itu ketika meninggalnya, maka dia tidak akan mencium bau neraka." (H.R Ibnu Madjah)

Ketujuh : mata yang menangis dikarenakan takut kepada Allah dan yang terjaga karena karena Allah.

"Dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka; mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bergadang untuk berjaga di jalan Allah." (H.R Tirmidzi)


(Ilustrasi Syurga) 

Kedelapan : ghoddul bashor.
ثلاثة لا ترى أعينهم النار: عين حرست في سبيل الله، وعين بكت من خشية الله، وعين غضت عن محارم الله
Tiga mata yang tidak akan melihat api neraka, yaitu : mata yang berjaga di jalan Allah, mata yang menagis karena takut kepada Allah dan mata yang menunduk dari apa-apa yang diharamkan Allah. (H.R Tobroni)


Kesembilan : sabar atas kehilangan anak.
لا يَمُوتُ لِأَحَدٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْوَلَدِ فَتَمَسَّهُ النَّارُ إِلَّا تَحِلَّةَ الْقَسَمِ
"Seorang muslim yang ditinggal mati tiga orang anaknya, niscaya tidak akan disentuh api neraka kecuali hanya sekejap." (H.R Malik)

jika telah membaca seksama keterangan di atas maka, semua amalan itu adalah wujud ketaqwaan kita kepada Allah Ta'ala,



SOURCE




By : www.adeilhamfajri.blogspot.com

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Foto saya
Status : Mahasiswa Teknik Informatika